Input/Output
(I/O)
I/O
adalah suatu mekanisme pengiriman data secara bertahap dan terus menerus
melalui suatu aliran data dari proses ke peranti (begitu pula sebaliknya).
Fungsi :Fungsi i/o Pada dasarnya adalah mengimplementasikan algoritma I/O pada
level aplikasi. Hal ini dikarenakan kode aplikasi sangat fleksible, dan bugs
aplikasi tidak mudah menyebabkan sebuah sistem crash. Port I/O yang berarti gerbang konektor
Input/Output pada komputer, seperti pada keyboard, mouse paralel/serial ataupun
USB. Menyediakan koneksi untuk piranti eksternal seperti kamera digital,
printer dan scanner. Unit Input/Output (I/O) adalah bagian dari sistem
mikroprosesor yang digunakan oleh mikroprosesor itu untuk berhubungan dengan
dunia luar. Unit input adalah unit
luar yang digunakan untuk memasukkan data dari luar ke dalam mikroprosesor ini,
contohnya data yang berasal dari keyboard atau mouse.Unit output biasanya
digunakan untuk menampilkan data, atau dengan kata lain untuk menangkap data
yang dikirimkan oleh mikroprosesor, contohnya data yang akan ditampilkan pada
layar monitor atau printer. Bagian input
(masukan) dan juga keluaran (output) ini juga memerlukan sinyal kontrol, antara
lain untuk baca I/O (Input/Ouput Read [IOR]) dan untuk tulis I/O (Input/Output
Write [IOW]). berikut ini adalah mekanisme kerja I/O.
Komputer terbagi
menjadi 3 bagian :
Hardware (Perangkat
Keras) Peralatan dalam bentuk fisik yang menjalankan sistem komputer. Hardware
terdiri dari perangkat input, perangkat proses, dan perangkat output.
Software (Perangkat
Lunak) Rangkaian prosedur dan dokumentasi program yang berfungsi menyelesaikan
masalah yang dikehendaki.
Brainware (Perangkat
pikir) Orang yang menggunakan komputer (user)
Macam-macam I/O:
1.Konektor RJ 45
Digunakan untuk koneksi Ethernet pada komputer
dan perangkat jaringan Ethernet lainnya seperti router dan aktif dan juga modem
dan juga perangakat lain yang mendukung interface Ethernet RJ45.Fungsi
:Menyambungkan network antara komputer dengan komputer.
2.
USB ( Universal Serial Bus )
Port
standard yang ada di komputer saat ini.Konektor-konektor USB tersebut dapat
ditancapi berbagai perangkat mulai dari mouse sampai printer secara mudah dan
cepat. Fungsi :perangkat baru yang belum pernah terinstal di komputer anda sebelumnya,
sistem operasi komputer anda secara otomatis akan mencoba mengenalinya dengan
auto detect.
Struktur
I/O
Bagian
ini akan membahas struktur I/O, interupsi I/O, dan DMA, serta perbedaan dalam
penanganan interupsi.
Interupsi
I/O
Untuk
memulai operasi I/O, CPU me-load register yang bersesuaian ke device
controller. Sebaliknya device controller memeriksa isi register untuk kemudian
menentukan operasi apa yang harus dilakukan. Pada saat operasi I/O dijalankan
ada dua kemungkinan, yaitu synchronous I/O dan asynchronous I/O. Pada
synchronous I/O, kendali dikembalikan ke proses pengguna setelah proses I/O
selesai dikerjakan. Sedangkan pada asynchronous I/O, kendali dikembalikan ke
proses pengguna tanpa menunggu proses I/O selesai. Sehingga proses I/O dan proses
pengguna dapat dijalankan secara bersamaan.
Proteksi
I/O
Pengguna
bisa mengacaukan sistem operasi dengan melakukan instruksi I/O ilegal dengan
mengakses lokasi memori untuk sistem operasi atau dengan cara hendak melepaskan
diri dari prosesor. Untuk mencegahnya kita menganggap semua instruksi I/O
sebagai privilidge instruction sehingga mereka tidak bisa mengerjakan instruksi
I/O secara langsung ke memori tapi harus lewat sistem operasi terlebih dahulu.
Proteksi I/O dikatakan selesai jika pengguna dapat dipastikan tidak akan
menyentuh mode monitor. Jika hal ini terjadi proteksi I/O dapat dikompromikan.
Managemen Sistem
I/O
Sering disebut device manager. Menyediakan “device driver” yang umum sehingga operasi I/O dapat seragam (membuka, membaca, menulis, menutup). Contoh: pengguna menggunakan operasi yang sama untuk membaca berkas pada hard-disk, CD-ROM dan floppy disk.
Komponen Sistem Operasi untuk sistem I/O:
Sering disebut device manager. Menyediakan “device driver” yang umum sehingga operasi I/O dapat seragam (membuka, membaca, menulis, menutup). Contoh: pengguna menggunakan operasi yang sama untuk membaca berkas pada hard-disk, CD-ROM dan floppy disk.
Komponen Sistem Operasi untuk sistem I/O:
Buffer:
menampung sementara data dari/ ke perangkat I/O
Spooling:
melakukan penjadualan pemakaian I/O sistem supaya lebih efisien (antrian dsb.
Menyediakan
driver untuk dapat melakukan operasi “rinci” untuk perangkat keras I/O
tertentu.
CU (Control Unit)
Digunakan
untuk mengatur dan menjalankani instruksi dalam urutan yang telah ditetapkan.
ALU(Arithmatic and Logic Unit)
Bagian
perangkat keras yang berhubungan langsung dengan perhitungan arithmatic.
RAM (Random Access Memory)
Memori
yang membaca dan menulis.
ROM (Read Only Memory)
Memori
yang dapat membaca saja.
Peralatan Input
Input
device atau unit masukan yang umumnya digunakan personal computer (PC) adalah
keyboard dan mouse, keyboard dan mouse adalah unit yang menghubungkan user
(pengguna) dengan komputer. Selain itu terdapat joystick, yang biasa digunakan
untuk bermain games atau permainan dengan komputer. Kemudian scanner, untuk
mengambil gambar sebagai gambar digital yang nantinya dapat dimanipulasi.
Microphone, untuk merekam suara ke dalam komputer. Input device berfungsi sebagai media untuk memasukkan
data dari luar sistem ke dalam suatu memori dan processor untuk diolah dan
menghasilkan informasi yang diperlukan. Data yang dimasukkan ke dalam sistem
komputer dapat berbentuk signal input dan maintenance input. Signal input
berbentuk data yang dimasukkan ke dalam sistem komputer, sedangkan maintenance
input berbentuk program yang digunakan untuk mengolah data yang
dimasukkan. Jadi Input device selain digunakan untuk memasukkan data dapat
pula digunakan untuk memasukkan program.
Macam-Macam Input
Device :
a. Keyboard
b. Mouse
c. Joystick
d. Scanner
e. Lightpen
f. Trackball
g. Touch Sreen
h. Magnetic Ink Character Reader (MICR)
i. Optical Character Reader (OCR)
j. Optical Mark Recognition (OMR) Reader
k. dll
b. Mouse
c. Joystick
d. Scanner
e. Lightpen
f. Trackball
g. Touch Sreen
h. Magnetic Ink Character Reader (MICR)
i. Optical Character Reader (OCR)
j. Optical Mark Recognition (OMR) Reader
k. dll
Perangkat
Output
OUTPUT
DEVICE (Alat keluaran) bisa diartikan sebagai peralatan yang berfungsi untuk
mengeluarkan hasil pemrosesan ataupun pengolahan data yang berasal dari CPU
kedalam suatu media yang dapat dibaca oleh manusia ataupun dapat digunakan
untuk penyimpanan data hasil proses. Jenis dan media dari output device yang
dimiliki oleh komputer cukup banyak. Output yang dihasilkan dari pengolahan
data dapat digolongkan ke dalam empat macam bentuk sebagai berikut :
·
Tulisan
·
Image
·
Suara
Bentuk
yang dapat dibaca oleh mesin (machine-readable form). Tiga golongan
pertama merupakan output yang digunakan langsung oleh manusia Unit keluaran
antara lain terdiri atas: monitor, printer, plotter, dan speaker
Macam-Macam
Output Device :
a. Monitor
b. Printer dan Plotter
c. Proyektor
d. Microform
b. Printer dan Plotter
c. Proyektor
d. Microform
Peralatan
Input / Output
a. Disk Drive
b. Tape Drive
c. Modem (Modulator Demudolator)
d. Ethernet
e. PCMCIA
f. Hub
g. Switch
h. Print Server
i. Input / Output Card (I / O Card)
j. SCII Card
k. Terminal
l. CD – Room (Compac Disk-Read Only memory)
m. CD-Read and writer
n. DVD-Room
o. DVD-Read and Writer
b. Tape Drive
c. Modem (Modulator Demudolator)
d. Ethernet
e. PCMCIA
f. Hub
g. Switch
h. Print Server
i. Input / Output Card (I / O Card)
j. SCII Card
k. Terminal
l. CD – Room (Compac Disk-Read Only memory)
m. CD-Read and writer
n. DVD-Room
o. DVD-Read and Writer
Sumber :



Tidak ada komentar:
Posting Komentar